This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 13 Desember 2014

Eksperimen fisika menunjukkan keberadaan partikel baru.

Partikel Baru Temuan Eksperimen Fisika
Penemuan sebuah partikel dasar baru yaitu aspek keempat neutrino yang menggemparkan suatu eksperimen hasil prestisius fisika Fermilab yang melibatkan seorang profesor Universitas Michigan. Hal ini nampaknya mengkonfirmasi penemuan aneh 20 tahun. Hasil baru tersebut lebih jauh menjelaskan suatu pelanggaran simetri fundamental alam semesta yang menyatakan bahwa partikel-partikel antimateri berkelakuan dengan cara yang sama seperti materi-materi penyeimbangnya. Demikian seperti yang dilansir oleh Physorg pada tanggal 2 November 2010.

Neutrino adalah partikel dasar netral yang dihasilkan dalam penguraian radioaktif partikel lain. "Aspek" yang diketahui dari neutrino merupakan penyeimbang netral elektron dan kerabat-kerabatnya yang lebih berat yaitu muon dan tau. Tanpa memperhitungkan aspek asal neutrino, partikel-partikel tersebut secara konstan berubah dari satu tipe ke tipe lainnya dalam sebuah fenomena yang disebut "osilasi aspek neutrino".

Sebuah neutrino elektron bisa saja menjadi neutrino muon, kemudian menjadi neutrino elektron lagi. Sebelumnya para ilmuwan meyakini keberadaan tiga aspek neutrino. Dalam Eksperimen Mini Booster Neutrino yang dijuluki MiniBooNE, para peneliti mendeteksi lebih banyak osilasi yang hanya mungkin terjadi jika ada lebih dari tiga aspek.

"Hasil ini mengimplikasikan bahwa ada partikel baru atau kekuatan yang belum kami bayangkan sebelumnya," kata Byron Roe yang merupakan seorang pensiunan terhormat profesor di Bagian Fisika, dan penulis makalah tentang hasil tersebut yang baru dipublikasikan di Physical Review Letters.

"Penjelasan paling sederhana melibatkan penambahan partikel-partikel baru seperti neutrino, atau neutrino steril yang tidak memiliki interaksi normal lemah."

Ketiga tipe neutrino berinteraksi dengan materi utamanya melalui kekuatan nuklir lemah yang membuat mereka sulit dideteksi. Dihipotesikan bahwa aspek ke empat ini tak akan berinteraksi melalui kekuatan lemah tersebut yang membuatnya bahkan lebih sulit untuk ditemukan.

Keberadan neutrino steril bisa membantu menjelaskan komposisi alam semesta, kata William Louis yang merupakan seorang ilmuwan di Los Alamos National Laboratory yang dulunya merupakan mahasiswa doktoral di UM dan dilibatkan dalam eksperimen MiniBooNE.

"Para fisikawan dan astronom sedang mencari neutrino-neutrino steril karena mereka bisa menjelaskan sebagian atau bahkan keseluruhan materi gelap alam semesta," tutur Louis. "Neutrino steril mungkin juga bisa membantu menjelaskan asimetri materi alam semesta, atau mengapa alam semesta itu pada dasarnya terdiri dari materi daripada antimateri."

Eksperimen MiniBooNE yang merupakan suatu kolaborasi antara sekitar 60 peneliti dari berbagai institusi, diselenggarakan di Fermilab untuk mengecek hasil eksperimen Liquid Scintillator Neutrino Detector (LSND) di Los Alamos National Laboratory yang dimulai pada tahun 1990. LSND merupakan yang pertama mendeteksi lebih banyak osilasi neutrino daripada yang diprediksikan oleh model standar. Hasil permulaan MiniBooNE beberapa tahun lalu yang didasarkan pada data dari sebuah sinar neutrino (sebagai kebalikan dari sinar antineutrino), tidak mendukung hasil LSND. Meskipun demikian, eksperimen LSND dilaksanakan menggunakan sebuah sinar antineutrino, jadi itu merupakan langkah selanjutnya bagi MiniBooNE.

Hasil baru ini didasarkan pada data tiga tahun pertama dari sebuah sinar antineutrino, dan menceritakan cerita lain daripada hasil-hasil sebelumnya. Data sinar antineutrino MiniBooNE memang mendukung penemuan LSND, dan fakta bahwa eksperimen MiniBooNE menghasilkan hasil berbeda bagi antineutrino daripada neutrino, secara khusus mengejutkan para fisikawan.

"Faktanya bahwa kami melihat efek ini pada antineutrino dan bukan pada neutrino membuatnya semakin aneh," ujar Roe. "Hasil ini berarti diperlukan bahkan lebih banyak tambahan serius pada model standar kami daripada yang telah dipikirkan dari hasil pertama LSND."

1. Piranha




Piranha adalah ikan tawar jenis omnivora yang hidup di sungai-sungai di Amerika Selatan. Di sungai-sungai Venezuela, piranha juga disebut dengan caribes. Piranha sering dianggap sebagai ikan yang berbahaya, namun Piranha juga sering dibudidayakan di rumah bahkan di kantor-antor, ciri khas dari Piranha itu sendiri adalah dengan giginya yang tajam dan pemakan daging.

2. Pirarucu / Arapaima




Arapirarucu, atau paiche (Arapaima gigas) sering disebut juga dengan Arapaima yaitu jenis ikan air tawar terbesar di dunia yang berasal dari perairan daerah tropis Amerika Selatan. Ikan Arapaima ini dapat tumbuh maksimal sepanjang 3 meter dan mempunyai berat maksimal sebesar 200 kilogram. Namun ikan Arapaima saat ini sudah sangat langka karena banya masyarakat sekitar yang sering mengonsumsi sebagai makanan pokok sehari-hari dan tidak jarang diekspor ke negara lain. Saat ini ukuran Arapaima berukuran tidak lebih dari 2 meter.

3. Amazon Catfish



Amazon adalah lele ibu kota dunia! Tidak ada sistem sungai, di mana pun di dunia, adalah sebagai spesies lele kaya sebagai Amazon. Diperkirakan bahwa lebih dari 2.800 spesies ikan yang berbeda terjadi di Amazon. Hebatnya, hampir setengah dari mereka adalah ikan lele! Perintah Siluriformes, atau lele, (bersama dengan Characiformes) adalah urutan yang paling beragam dari Amazon ikan dan mungkin yang paling spektakuler. Dengan 15 keluarga, termasuk lebih dari 1200 spesies, lele Amazon tidak hanya mendominasi Amazon, tapi rekening mereka selama hampir setengah dari semua spesies ikan lele di dunia. Ukuran mulai dari kecil, 2cm Candirú ke raksasa, hampir 3 meter panjangnya Brachyplatystoma, atau ‘piraiba’, ikan ini sangat beragam menempati ceruk ekologis. Beberapa penghuni bawah, beberapa malam.

4. Anakonda


Umumnya ketika kita mendengar nama Anaconda, maka lebih cenderung memikirkan “kesadisan” Anaconda raksasa yang memangsa apa saja makhluk hidup yang difilmkan dalam Anaconda : The Hunt for Blood Orchid (1997) atau sekuelnya Anaconda 3: The Offspring dan Anacondas: Trail of Blood yang diproduksi tahun 2008. Sedangkan Phyton dikenal luas oleh masyarakat kita karena keberadaan dan habitat Phyton banyak ditemukan di daerah Indonesia. Tentunya, ular Anaconda tidak seganas seperti yang ditayangkan dalam film di atas.

5. Belut Listrik


Belut listrik(Electrophorus electricus) adalah sejenis Templat:Ikan air tawar yang dapat menghasilkan aliran listrik kuat (sampai Templat:650 volt) Aliran listrik ini berfungsi untuk berburu dan membela diri jika ada yang menganggunya. Walaupun disebut sidat atau belut, ia termasuk anggota ordo Gymnotiformes, yang tidak mencakup keduanya. Selain biasa ditemukan di Sungai Amazon dapat ditemukan juga Sungai Orinoko serta daerah-daerah di sekitarnya. Ia bisa tumbuh hingga panjang 2,5 m (8,2 kaki) dan berat 20 kg (44 pound), walaupun biasanya ukuran rata-ratanya adalah 1 m.

6. Candiru

Candirú adalah sejenis ikan air tawar yang sejenis dengan ikan lele. Ikan ini memiliki reputasi di antara penduduk lokal sebagai ikan paling ditakuti, bahkan melebihi piranha. Spesies ini berukuran hanya sekitar satu inci panjangnya, berbentuk seperti belut dan tembus pandang sehingga sulit dilihat di air. Candiru adalah sejenis parasit. Ia masuk ke celah-celah insang ikan lain, mengeluarkan tulang belakangnya agar dapat berpegang di tempat, dan meminum darah di insang, sehingga dijuluki "ikan vampir dari Brazil".
Mengapa ikan ini berbahaya karena ia tertarik pada air seni atau darah, dan bila seseorang berenang telanjang ia akan masuk ke celah anus atau vagina, atau bahkan bila ikannya kecil ke lubang penis – dan mungkin ke dalam urethra). Bila ini terjadi ikan candirú sangat sulit diambil kembali kecuali lewat operasi, gambar di kanan adalah Candiru yang dioperasi karena masuk ke alat kelamin orang tersebut. Karena ikan ini menemukan mangsanya dengan mengikuti aliran air dari insang ke sumbernya, kencing sambil berenang meningkatkan kemungkinan candirú masuk ke urethra manusia.

7. Katak Beracun
Katak ini sekujur tubuhnya dilengkapi dengan lender yang beracun. Masyarakat setempat memanfaatkan katak beracun ini untuk melumuri anak panahnya dengan lendir dari tubuh katak ini (tentunya dengat sangat hati-hati) dan jika mengenai monyet yang menjadi buruannya, monyet yang bergelantungan di pohon itu akan langsung jatuh ke tanah."Katak-katak ini adalah satu-satunya binatang di dunia yang diketahui sanggup membunuh manusia hanya dengan sentuhan saja." Mereka ini dapat melompat sejauh 2 meter atau 50 kali panjang tubuhnya.

8. Ulat BeracunSepertinya anda sudah biasa melihat ulet bulu, tapi bulu dari ulet bulu yang satu ini mengandung saesuatu yang berbahaya, sangat berbahaya hingga lusinan orang meninggal tiap tahunnya hanya karena menyentuhnya! Caranya juga kejam, racunnya mengandung anticoagulant (mencegah pembekuan darah), dan tekanan darah korban akan langsung turun drastis dan menyebabkan kematian. Ulat ini mudah ditemukan di pohon – pohon di sekitar sungai Amazon

9. Tyrannobdella Rex


Meskipun ada lebih dari 600 spesies lintah, diduga masih banyak lagi spesies lintah yang belum ditemukan hingga saat ini. Lintah ini diduga kerabat dari jenis lainnya yaitu Dinobdella ferox, sejenis lintah dari Taiwan. Tidak seperti lintah lannya, lintah ini memiliki 1 baris gigi, terdiri dari dari 8 gigi dengan panjang kurang lebih 0.13mm. Bahkan, karena karakteristik giginya, penemunya memberikan nama mirip dengan dinosaurus karnivor terbuas pada masanya, yaitu Tyrannosaurus Rex.
Lintah ini hidup dengan menghisap darah dan kebanyakan menempel di hidung inangnya. Jika lintah lain "menjatuhkan diri" saat kenyang, lintah ini akan terus menempel di hidung hingga mencapai ukuran 7 cm. Menurut wikipedia.com, tempat favorit hewan ini adalah hidung, mulut, tenggorokan, bahkan ada yang ditemukan di sistem genital mamalia. Kebayang kan bagaimana jika kalian terinfeksi lintah ini? Sayang saya tidak dapat menemukan sumber beritanya.
Meskipun lintah ini disebut lintah raksasa, ukurannya tetap saja kecil. Dengan ukurannya seperti itu, hewan ini akan sulit dideteksi jika sudah menempel di hidung. Orang yang terinfeksi akan mengalami sakit kepala yang hebat.

10. Buaya


Suatu sore ada seorang turis yang hendak mandi di muara sungai Amazon, bertanya pada seorang anak kecil yang sedang memancing ditepi sungai tersebut. "Hey, di sungai ini tidak ada ikan Piranhanya kan?!", tanya turis tersebut. Kemudian si anak tersebut menjawab, "Tentu Tuan..!". Turis tersebut langsung meloncat ke sungai, dan dia bertanya sekali lagi kepada si anak tersebut, "Betul kan nak, tidak ada piranha disini?". Dengan santai si anak menjawab, "Tentu saja Tuan, sebab ikan piranhanya pada takut sama buaya-buaya disitu!"

5 Spesies Kupu-kupu Terindah di Dunia


Banded Peacock Butterfly



Kupu-kupu jenis ini dapat ditemukan di India, Sri Langka dan Asia Selatan lainnya. Mampu terbang cepat dan sangat tinggi mengitari hehijauan pohon-pohon. Warnanya yang biru dan hujau juga bisa mengkilap bagaikan neon


Junonia Coenia



Merupakan Family dari Nymphalidae dan ditemukan di Manitoba, Ontario, Quebec dan Nova Scotia. karena eyespots dan bar putih di sayap nya mereka disebut Buckeye. Untuk menghalangi musuh mereka memanfaatkan matanya

Banded Orange



Sebutan lainnya Dryadula Phaetusa, ditemukan di Brasil ke Central Meksiko. Makanannya nektar bunga dan kotoran burung


Antheraea Mylitta



Kaya akan warna antara lain kuning pasir, abu-abu kecoklatan, coklat coklat, perunggu, coklat kemerahan dan kuning krom. Ketika masih berbentuk telur dan larva juga sangat menarik


Silvery Blue Butterfly



Merupakan jenis kupu-kupu kecil berwarna biru yang dapat ditemui di Amerika Utara dan Kanada. Makanannya Tanaman Inang

Cahaya Bisa Menghasilkan Daya Angkat


Para ilmuwan menciptakan foil cahaya yang dapat mendorong obyek-obyek kecil ke samping. Cahaya difungsikan untuk menghasilkan tenaga yang sama yang membuat pesawat udara terbang, seperti yang ditunjukkan oleh studi baru.


Dengan desain yang tepat, aliran seragam cahaya mendorong obyek-obyek yang sangat kecil seperti halnya sayap pesawat terbang menaikkan tubuh pesawat ke udara.

Para peneliti telah lama mengetahui bahwa memukul sebuah obyek dengan cahaya dapat mendorong obyek tersebut. Itulah pemikiran di balik layar surya, yang memanfaatkan radiasi untuk tenaga pendorong di luar angkasa. "Kemampuan cahaya untuk mendorong sesuatu sudah diketahui," tutur rekan peneliti Grover Swartzlander dari Institut Teknologi Rochester di New York, seperti yang dikutip Science News (05/12/10).

Trik baru cahaya lebih menarik dari sebuah dorongan biasa: Hal itu menciptakan tenaga yang lebih rumit yang disebut daya angkat, bukti ketika sebuah aliran pada satu arah menggerakkan sebuah obyek secara tegak lurus. Foil udara atau airfoil menghasilkan daya angkat; ketika mesin memutar baling-baling dan menggerakkan pesawat ke depan, sayap-sayapnya yang dimiringkan menyebabkan pesawat itu naik.

Foil cahaya tidak dimaksudkan untuk menjaga sebuah pesawat tetap berada di udara selama penerbangan dari satu bandara ke bandara lainnya. Namun kesatuan alat-alat yang sangat kecil tersebut boleh digunakan untuk mendayakan mesin-mesin mikro, mentransportasikan partikel-partikel yang sangat kecil atau bahkan membolehkan metode-metode sistem kemudi pada layar surya. Daya angkat optik merupakan "ide yang sangat rapi", kata fisikawan Miles Padgett dari Universitas Glasgow di Skotlandia, namun terlau dini untuk mengatakan bagaimana efek tersebut boleh dimanfaatkan. "Mungkin berguna, mungkin tidak. Waktu yang akan membuktikan."

Cahaya tersebut dapat memiliki daya angkat yang tak terduga ini dimulai dari sebuah pertanyaan yang sangat sederhana, Swartzlander mengatakan, "Jika kita mempunyai sesuatu berbentuk sayap dan kita menyinarinya dengan cahaya, apa yang terjadi?" Eksperimen-eksperimen pemodelan menunjukkan kepada para peneliti bahwa sebuah defleksi asimetris cahaya akan menciptakan sebuah daya angkat yang sangat stabil. "Jadi kami pikir lebih baik melakukan satu eksperimen," kata Swartzlander 

Para peneliti membuat batangan-batangan sangat kecil berbentuk mirip sayap pesawat terbang, di satu sisi pipih dan di sisi lainnya berliku. Ketika foil-foil udara berukuran mikron ini dibenamkan ke dalam air dan dipukul dengan 130 miliwatt cahaya dari dasar wadah, foil-foil tersebut mulai bergerak ke atas, seperti yang diduga. Namun batangan-batangan tersebut juga mulai bergerak ke samping, arah tegak lurus terhadap cahaya yang datang. Bola-bola simetris sangat kecil tidak menunjukkan efek daya angkat ini, seperti yang ditemukan tim tersebut.

Daya angkat optik berbeda dari daya angkat aerodinamis dengan sebuah foil udara. Sebuah pesawat udara terbang karena udara yang mengalir lebih lambat di bawah sayap-sayapnya menggunakan tekanan lebih besar daripada udara yang mengalir lebih cepat di atas. Namun pada foil cahaya,daya angkat diciptakan di dalam obyek-obyek tersebut ketika sorotan sinar melaluinya. Bentuk foil udara transparan terebut menyebabkan cahaya dibiaskan berbeda-beda tergantung pada tempat cahaya itu lewat, yang menyebabkan pembengkokan sesui momentum sorotan yang menghasilkan daya angkat.

Sudut-sudut daya angkat foil-foil cahaya ini sekitar 60 derajat, menurut temuan tim tersebut. "Kebanyakan benda-benda aerodinamis mengudara pada sudut-sudut yang sangat gradual, akan tetapi hal ini memiliki sudut daya angkat yang luar biasa dan sangat kuat," ujar Swartzlander. "Anda bisa bayangkan apa yang akan terjadi jika pesawat anda mengudara pada 60 derajat -- perut anda akan berada di kaki."

Ketika batangan-batangan itu terangkat, seharusnya tidak jatuh atau kehilangan daya angkat, seperti yang diprediksi. "Sebenarnya benda tersebut bisa menstabilkan diri sendiri," kata Padgett.

Swartzlander mengatakan bahwa dia berharap pada akhirnya bisa menguji foil-foil cahaya tersebut di udara juga, dan mencoba berbagai bentuk serta material dengan berbagai sifat pembiasan. Dalam studi tersebut para penelit menggunakan cahaya infra merah untuk menghasilkan daya angkat tersebut, tapi jenis cahaya lainnya juga bisa, kata Swartzlander. "Yang indah tentang hal ini ialah bahwa benda itu akan berfungsi selama anda memiliki cahaya."

Ketika Sel Tubuh berbicara
Kelak anggota tubuh kita akan memberikan kesaksian atas apa yang diperbuatnya selama di dunia. Tangan, kaki, dan anggota badan lain akan berbicara sehingga mulut tidak bisa membantah dan berbohong.
Hakim yang kita hadapi di akhirat kelak bukanlah hakim yang dapat disuap dengan uang sebagaimana yang terjadi di dunia. Tak akan ada yang mampu menolong diri kita kecuali rekaman iman dan amal kebajikan kita sendiri.
Sebagaimana firman ALLAH, di dalam QS. Yasin (36) ayat 65 :

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.

Dalam sebuah penelitian kajian neurologi dibuktikan bahwa sel-sel otak ternyata menyimpan berbagai informasi dan pengalaman yang terekam sejak kita kecil, yang umumnya sudah terlupakan.
Ketika dilakukan eksperimen dengan pembedahan otak, dimana yang bersangkutan tetap sadar, ternyata ketika dirangsang sel-sel saraf tertentu, mampu menceritakan berbagai pengalaman sewaktu kecil.
Eksperimen ini memperkuat teori bahwa semua yang pernah kita ketahui dan pikirkan terekam dalam jaringan saraf otak.

Jadi, apa yang dikatakan Al Qur’an tadi semakin diperkuat oleh eksperimen ilmiah.

Teori bahwa tubuh merekam bisa kita lihat dalam kehidupan kita sehari-hari…
Seseorang yang selalu sholat tepat waktu, maka ketika datang waktu sholat, tubuh seperti memiliki “biological clock” untuk segera menunaikan ibadah Sholat, meskipun dalam kondisi sakit sekalipun.
Contoh lain, bisa kita lihat dari pengalaman sopir bus malam lintas kota. Mereka ketika melewati daerah yang telah biasa dilalui, dengan mudahnya melalui jalan-jalan berliku, seakan mereka hafal betul kapan dan di mana harus berbelok. Mereka tahu kapan dan di mana akan ada tanjakan dan tikungan.
Begitu juga orang yang dulu pernah mahir bermain ping-pong atau bermain badminton, ketika dia sudah tua, meskipun sudah meninggalkan kebiasaan itu selama puluhan tahun, pasti dia akan sanggup memainkannya kembali. Mungkin gerakan dan tingkat kelihaiannya berbeda dengan masa muda-nya.

Bahkan menurut para ilmuwan, ada lebih 70 kasus yang dilaporkan dari pasien tranplantasi yang meniru sebagian kepribadian pendonor organ.
Seluruh sel tubuh kita ibarat hard disk yang merekam dengan baik semua ucapan, pikiran, perbuatan kita. Memori ini sudah tergores di sana, dan siap dipanggil kapan saja.
Meskipun terdelete, mudah saja bagi ahli komputer untuk melacak bekas-bekas data yang sudah terlanjur masuk dalam hard disk, dengan bahasa simbol tertentu.
Oleh karena sel tubuh kita itu mampu merekam jejak apapun yang mampu kita lakukan, maka, sangat logis untuk membayangkan anggota tubuh kita akan mudah saja, tidak keliru satu titik pun saat menjadi saksi tentang segala perbuatan yang pernah kita lakukan, nanti di hadapan Allah (Sumber : Saat sel tubuh menjadi saksi)
Oleh karenanya, mari kita membiasakan diri untuk melafalkan kata-kata yang baik, selalu berdzikir dan mengingat Allah, membiasakan diri mengerjakan sholat, berpuasa dan bersedekah, serta berbuat baik kepada sesama, sebab semua itu akan terekam dalam memori kita sepanjang hayat, baik saat hidup di dunia, menjelang sakaratul maut, atau setelah kematian kita.
Husnul khotimah (pengujung yang baik) di masa kematian kita itu tidak bisa diraih dengan tiba-tiba. Ia tak bisa dipaksa dan dibimbing oleh orang lain dengan mudah karena diri kitalah yang menentukan apakah kita sanggup mendapatkan akhir yang baik atau tidak.
Husnul khotimah merupakan akumulasi dari perjalanan panjang seseorang di masa hidupnya. Rekam jejak kehidupan seseorang menentukan hasil akhir dari perjalanan hidupnya di dunia. 

2 Astronot Perbaiki Kerusakan di Stasiun Ruang Angkasa
REPUBLIKA.CO.ID,WASHINGTON -- Dua astronot Amerika telah mengganti kotak pengendali pompa berukuran besar di luar stasiun antariksa internasional yang mungkin menjadi sumber kebocoran amonia dalam sistem pendingin laboratorium yang mengorbit itu.


NASA mengatakan astronot Chris Cassidy dan Tom Marshburn telah mengganti kotak berbobot 113 kilogram itu dengan kotak lain selama 2,5 jam bekerja di luar stasiun antariksa.

Jumat (10/5) lalu, komandan stasiun yang berasal dari Kanada – Chris Hadfield – menggambarkan kebocoran amonia itu sebagai “situasi serius” tetapi telah distabilkan oleh tim yang beranggotakan enam awak, Badan Antariksa Amerika NASA mengatakan para awak tidak terancam bahaya dan stasiun itu melanjutkan operasi seperti biasa. Beberapa awak stasiun antariksa tersebut telah melaporkan terjadinya kebocoran pada Kamis (9/5) lalu.



Meteorit Tabrak Permukaan Bulan, Ini Dampaknya

Meteorit Tabrak Permukaan Bulan, Ini Dampaknya
REPUBLIKA.CO.ID, FLORIDA -- Teleskop otomatis pemantau bulan menangkap bayangan batuan seberat 40 kg yang menabrak permukaan bulan sehingga menciptakan kilatan cahaya sangat terang, kata ilmuwan NASA, Jumat. Ledakan pada 17 Maret itu merupakan yang terbesar akibat tabrakan meteorit sejak NASA mulai memantau bulan sekitar delapan tahun lalu. Sejauh ini, NASA telah mencatat lebih dari 300 tabrakan meteorit. <p>


"Batuan tersebut meledak dengan sebuah kilatan cahaya yang 10 kali lebih terang dari apa yang pernah kami lihat sebelumnya," kata Bill Cooke, imuwan NASA di pusat penelitian luar angkasa Marshall Space Flight Center di Huntsville, Alabama dalam sebuah pernyataan. <p>
Sebuah satelit NASA yang berada di orbit bulan tengah mencari kawah baru yang terbentuk dari tabrakan itu, yang diperkirakan bisa seluas 20 meter. <p>
Kilatan cahaya yang dihasilkan juga begitu terang sehingga sesiapa yang pada saat peristiwa tersebut tengah melihat bulan bisa menyaksikan kilatan cahaya tersebut tanpa menggunakan teleskop, kata NASA. <p>
Setelah menyaksikan rekaman digital dari salah satu program teleskop itu, para ilmuwan memperkirakan diameter batuan luar angkasa itu mencapai 0,3 meter dan bergerak dengan kecepatan 90.123 km per jam saat menabrak bulan serta meledak dengan kekuatan lima ton TNT. <p>
Pada malam yang sama, kamera pemantau juga mendeteksi sejumlah besar meteorit di luar kebiasaan, yang menabrak atmosfer bumi. Sebagian besar meteor tersebut terbakar habis sebelum mencapai permukaan bumi. <p>
Namun itu tidak selalu terjadi. Pada Februari lalu, sebuah asteroid diperkirakan berdiameter 20 meter meledak di atas Chelyabinsk, Rusia sehingga merusak bangunan, kaca-kaca hancur, dan lebih dari 1,500 penduduk terluka. <p>
Asteroid tersebut merupakan benda luar angkasa terbesar yang pernah menabrak bumi sejak 1908.
"Bola api di Rusia itu ukurannya berlipat-lipat lebih besar dan memiliki energi 100 ribu kali dari tabrakan di bulan itu, kata Cooke dalam surat elektroniknya kepada Reuters. <p>
Dia yakin tabrakan di bulan dan hujan meteor pada 17 Maret itu berkaitan, sebagai akibat kedua benda angkasa itu sama-sama tengah melintas di jalur ruang angkasa yang tengah dihujani dengan batuan kecil dan debu. <p>
"Kami akan terus memantau tanda-tanda berulangnya peristiwa ini tahun depan, saat sistem bumi-bulan melewati jalur ruang angkasa yang sama," kata Cooke.
Meteorit Tabrak Permukaan Bulan, Ini Dampaknya

Meteorit Tabrak Permukaan Bulan, Ini Dampaknya
REPUBLIKA.CO.ID, FLORIDA -- Teleskop otomatis pemantau bulan menangkap bayangan batuan seberat 40 kg yang menabrak permukaan bulan sehingga menciptakan kilatan cahaya sangat terang, kata ilmuwan NASA, Jumat. Ledakan pada 17 Maret itu merupakan yang terbesar akibat tabrakan meteorit sejak NASA mulai memantau bulan sekitar delapan tahun lalu. Sejauh ini, NASA telah mencatat lebih dari 300 tabrakan meteorit. <p>


"Batuan tersebut meledak dengan sebuah kilatan cahaya yang 10 kali lebih terang dari apa yang pernah kami lihat sebelumnya," kata Bill Cooke, imuwan NASA di pusat penelitian luar angkasa Marshall Space Flight Center di Huntsville, Alabama dalam sebuah pernyataan. <p>
Sebuah satelit NASA yang berada di orbit bulan tengah mencari kawah baru yang terbentuk dari tabrakan itu, yang diperkirakan bisa seluas 20 meter. <p>
Kilatan cahaya yang dihasilkan juga begitu terang sehingga sesiapa yang pada saat peristiwa tersebut tengah melihat bulan bisa menyaksikan kilatan cahaya tersebut tanpa menggunakan teleskop, kata NASA. <p>
Setelah menyaksikan rekaman digital dari salah satu program teleskop itu, para ilmuwan memperkirakan diameter batuan luar angkasa itu mencapai 0,3 meter dan bergerak dengan kecepatan 90.123 km per jam saat menabrak bulan serta meledak dengan kekuatan lima ton TNT. <p>
Pada malam yang sama, kamera pemantau juga mendeteksi sejumlah besar meteorit di luar kebiasaan, yang menabrak atmosfer bumi. Sebagian besar meteor tersebut terbakar habis sebelum mencapai permukaan bumi. <p>
Namun itu tidak selalu terjadi. Pada Februari lalu, sebuah asteroid diperkirakan berdiameter 20 meter meledak di atas Chelyabinsk, Rusia sehingga merusak bangunan, kaca-kaca hancur, dan lebih dari 1,500 penduduk terluka. <p>
Asteroid tersebut merupakan benda luar angkasa terbesar yang pernah menabrak bumi sejak 1908.
"Bola api di Rusia itu ukurannya berlipat-lipat lebih besar dan memiliki energi 100 ribu kali dari tabrakan di bulan itu, kata Cooke dalam surat elektroniknya kepada Reuters. <p>
Dia yakin tabrakan di bulan dan hujan meteor pada 17 Maret itu berkaitan, sebagai akibat kedua benda angkasa itu sama-sama tengah melintas di jalur ruang angkasa yang tengah dihujani dengan batuan kecil dan debu. <p>
"Kami akan terus memantau tanda-tanda berulangnya peristiwa ini tahun depan, saat sistem bumi-bulan melewati jalur ruang angkasa yang sama," kata Cooke.